Bandung, 14 September 2026 — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) resmi membuka Pelatihan Pekerja Peledakan Madya pada Pertambangan Mineral dan Batubara (PP Madya) Angkatan 7, Senin (14/9), di Gedung Pelatihan PPSDM Geominerba Bandung.
Pelatihan yang berlangsung selama lima hari, 14–18 September 2026, ini diselenggarakan secara luring dengan diikuti 14 peserta yang berasal dari perusahaan pertambangan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan menghadirkan instruktur dari PPSDM Geominerba dan Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara.
Pelatihan bertujuan membentuk pekerja peledakan yang kompeten dalam menjalankan tugasnya sebagai Pekerja Peledakan Madya pada kegiatan peledakan pertambangan. Materi yang diberikan meliputi peraturan keselamatan dan kegiatan peledakan, administrasi gudang bahan peledak, pengangkutan bahan peledak, peramuan bahan peledak, persiapan peledakan, serta ujian tulis dan wawancara.
Dalam sambutannya, Kepala PPSDM Geominerba, Bayu Nugroho, menyampaikan bahwa kompetensi dan kualitas sumber daya manusia merupakan komponen penting dalam keberhasilan organisasi. PPSDM Geominerba sebagai institusi yang berfokus pada peningkatan kapasitas SDM terus berupaya menghadirkan program pendidikan dan pelatihan yang berkualitas, relevan, serta mengikuti perkembangan isu dan teknologi terkini.
Pekerja Peledakan Madya memiliki sejumlah tugas, antara lain mengangkut bahan peledak ke lokasi peledakan, meramu bahan peledak, melaksanakan administrasi gudang bahan peledak, membuat primer, mengisi bahan peledak ke lubang ledak, serta menyambung bahan peledak.
Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan peledakan yang baik dan selamat, sekaligus membantu Juru Ledak dalam menjalankan ketentuan yang berlaku. Dengan terselenggaranya pelatihan ini, PPSDM Geominerba terus memperkuat kontribusinya dalam menyiapkan SDM pertambangan yang kompeten dan mendukung penerapan good mining practice di Indonesia. (EP)

