Bandung – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di sektor pertambangan melalui kerja sama strategis dengan PT Saptaindra Sejati (PT SIS). Sepanjang tahun 2026, kedua pihak berhasil menyelenggarakan lima angkatan Pelatihan dan Sertifikasi Pengawas Operasional Pertama (POP), dengan total 125 peserta yang seluruhnya dinyatakan kompeten atau mencapai tingkat kelulusan kompetensi 100 persen.
Capaian tersebut menjadi bukti keberhasilan sinergi antara pemerintah dan industri dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia pertambangan yang profesional, kompeten, serta memiliki pemahaman terhadap aspek keselamatan dan pengawasan operasional pertambangan.
Rangkaian pelatihan dan sertifikasi POP hasil kerja sama PPSDM Geominerba dan PT SIS dilaksanakan secara bertahap sepanjang tahun 2026. Angkatan I berlangsung pada 11–14 Februari 2026 dengan jumlah 26 peserta, dilanjutkan Angkatan II pada 27–30 April 2026 yang diikuti 24 peserta.
Selanjutnya, Angkatan III diselenggarakan pada 17–29 Juni 2026 dengan jumlah 24 peserta, Angkatan IV pada 12–15 Agustus 2026 sebanyak 25 peserta, serta Angkatan V yang dilaksanakan pada 7–10 Oktober 2026 dengan jumlah 26 peserta.
Dari kelima angkatan tersebut, seluruh peserta berhasil memenuhi standar kompetensi yang dipersyaratkan dalam proses sertifikasi Pengawas Operasional Pertama, sehingga menghasilkan tingkat kompetensi sebesar 100 persen.
Pelatihan dan Sertifikasi POP merupakan salah satu upaya penting dalam mempersiapkan tenaga pengawas operasional pertambangan yang mampu menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui kegiatan ini, peserta dibekali dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai tugas pengawasan operasional, penerapan keselamatan pertambangan, serta tanggung jawab pengawas dalam mendukung kegiatan pertambangan yang aman dan produktif.
Keberhasilan 125 peserta dari lima angkatan tersebut sekaligus mencerminkan komitmen PT SIS dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia perusahaan secara berkelanjutan. Pengembangan kompetensi pengawas operasional menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan kerja serta meningkatkan kualitas pengawasan di lingkungan operasional pertambangan.
Bagi PPSDM Geominerba, capaian ini juga menjadi wujud nyata pelaksanaan perannya sebagai lembaga pengembangan sumber daya manusia di bawah Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Energi dan Sumber Daya Mineral (BPSDM ESDM), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.
Melalui penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi yang berkesinambungan, PPSDM Geominerba berupaya memastikan tenaga kerja sektor pertambangan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri serta mampu mendukung penerapan kaidah teknik pertambangan yang baik (good mining practice).
Ke depan, keberhasilan penyelenggaraan lima angkatan Pelatihan dan Sertifikasi POP ini diharapkan menjadi landasan bagi penguatan kerja sama antara PPSDM Geominerba dan PT SIS, khususnya dalam pengembangan kompetensi tenaga kerja pertambangan di berbagai jenjang pengawasan.
Sinergi antara pemerintah dan dunia industri tersebut diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan sumber daya manusia pertambangan Indonesia yang unggul, profesional, berdaya saing, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan operasional.

