PPSDM Geominerba Gelar Uji Penyegaran Juru Ledak dan Pekerja Peledakan Madya Angkatan 8

9 Fakta Gunung Baturid

Bandung, 18 Agustus 2026 — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja pertambangan melalui Uji Penyegaran Juru Ledak untuk Persyaratan Pengajuan Kartu Izin Meledakkan (KIM) dan Uji Penyegaran Pekerja Peledakan Madya untuk Persyaratan Pengajuan Kartu Pekerja Peledakan Madya (KPP Madya) Berbasis Online Angkatan 8.

Kegiatan ini resmi dibuka pada 18 Agustus 2026 dan dilaksanakan secara daring oleh PPSDM Geominerba hingga 19 Agustus 2026. Uji penyegaran tersebut diikuti oleh 6 peserta Juru Ledak dan 13 peserta Pekerja Peledakan Madya, yang seluruhnya berasal dari karyawan perusahaan pertambangan di Indonesia.

Uji penyegaran ini diselenggarakan sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan kompetensi bagi tenaga kerja pertambangan yang akan mengajukan penerbitan Kartu Izin Meledakkan (KIM) maupun Kartu Pekerja Peledakan Madya (KPP Madya). Setelah mengikuti kegiatan, peserta yang memenuhi persyaratan dapat mengajukan permohonan penerbitan kartu sesuai dengan bidang dan jenjang kompetensinya.

Dalam sambutannya, Kepala PPSDM Geominerba Bayu Nugroho menyampaikan bahwa pekerjaan peledakan di pertambangan memiliki tingkatan dan tanggung jawab yang berbeda, mulai dari Pekerja Peledakan Pertama, Pekerja Peledakan Madya, hingga Juru Ledak. Setiap jenjang tersebut dituntut memiliki keterampilan dan keahlian yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Juru Ledak memiliki tanggung jawab penting dalam pelaksanaan kegiatan peledakan. Pemegang KIM antara lain bertugas menguji pola peledakan, menetapkan daerah bahaya, memastikan personel berada di tempat aman, melaksanakan peledakan, menangani kegagalan peledakan, hingga mengendalikan dampak dan memastikan hasil peledakan.

Sementara itu, Pekerja Peledakan Madya memiliki tugas yang mencakup pengangkutan bahan peledak ke lokasi peledakan, peramuan bahan peledak, administrasi gudang bahan peledak, pembuatan primer, pengisian bahan peledak ke lubang ledak, serta penyambungan bahan peledak. Kompetensi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan peledakan dapat dilaksanakan dengan baik dan selamat.

Untuk mengukur kompetensi peserta, rangkaian kegiatan uji meliputi ujian tertulis dan ujian wawancara. Pengujian dilaksanakan oleh penguji yang berasal dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara.

Dengan terselenggaranya Uji Penyegaran Angkatan 8 ini, PPSDM Geominerba berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik serta memperoleh kompetensi yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional di sektor pertambangan.